Wilayah Hukum

Pengadilan Negeri Klas IB Raba Bima mempunyai wilayah hukumnya 2 (dua) kabupaten/kota meliputi Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Kota Bima yang merupakan salah satu kabupaten/kota dalam wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat dengan letak diantara 117o – 118o bujur timur dan 8o – 9o lintang selatan dengan batas sebagai berikut :

Sebelah Utara           :    Lautan Flores

Sebelah Selatan       :    Lautan Indonesia

Sebelah Barat           :    Kabupaten Dompu

Sebelah Timur           :    Selat Sape

Kabupaten Bima dan Kota Bima meliputi beberapa kecamatan. Kota Bima terdiri dari 5 (lima) kecamatan yaitu Asakota, Rasanae Barat, Mpunda, Raba dan Rasanae Timur dengan jumlah kelurahan 38 buah meliputi Kecamatan Asakota 4 kelurahan, Kecamatan Rasanae Barat 6 Kelurahan, Kecamatan Mpunda 11 Keluarahan, Kecamatan Raba 5 Kelurahan dan Kecamatan Rasanae Timur 12 Kelurahan.

Untuk Kabupaten Bima memiliki 18 (delapan belas) kecamatan yaitu kecamatan Belo, Palibelo, Woha, Monta, Parado, Langgudu, Lambitu, Wawo, Sape, Lambu, Ambalawi, Tawali, Bolo, Madapangga, Donggo, Soromandi, Sanggar, Tambora dengan jumlah desa 157 buah meliputi Kecamatan Belo 8 (delapan) desa, Kecamatan Woha 14 (empat belas) desa, Kecamatan Monta 10 (sepuluh) desa, Kecamatan Langgudu 12 (dua belas) desa, Kecamatan Lambitu 6 (enam) desa, Kecamatan Wawo 11 (sebelas) desa, Kecamatan Palibelo 7 (tujuh) desa, Kecamatan Sape 14 (empat belas) desa, Kecamatan Lambu 10 (sepuluh) desa, Kecamatan Parado 7 (tujuh) desa, Kecamatan Ambalawi 6 (enam) desa, Kecamatan Wera 9 (Sembilan) desa, Kecamatan Bolo 12 (dua belas) desa, Kecamatan Madapnagga 8 (delapan) desa, Kecamatan Donggo 6 (enam) desa, Kecamatan Soromandi 7 (tujuh) desa, Kecamatan Sanggar 5 (lima) desa dan Kecamatan Tambora 5 (lima desa.

Daerah Kota Bima dan Kabupaten Bima yang sebagian besar berupa perbukitan, selebihnya berupa lahan pertanian baik yang sudah dimanfaatkan sebagai sarana dan prasarana wilayah termasuk bangunan perkantoran jalan maupun sarana lainnya.

Sarana transportasi umum yang dapat dipergunakan untuk mobilitas masyarakat berupa bemo/minibus, benhur(kendaraan berkuda sejenis andong atau cidomo) serta ojek. Sedangkan bis digunakan untuk angkutan antar kota antar kabupaten dalam propinsi bahkan sampai keluar wialayah Nusa Tenggara Barat.

Untuk sampai ke Kota dan Kabupaten Bima dapat ditempuh melalui perjalanan darat maupun udara, bila menggunakan sarana bis dari mataram dapat ditempu selama 12-13 jam perjalanan, termasuk menyeberangi selat alas menggunakan kapal laut sekitar 2 jam. Kalau menggunakan pesawat terbang menempuh jarak rute mataram-bima selama 45 menit.